Sabtu, 15 Maret 2014

Perkembangan Game Console

1970 – Pengusaha Nolan Bushnell mendesain Computer Space, coin operated arcade videogame pertama. Nutting associate memproduksinya sampai 1500 unit.
Sejenis game televisi di desain dan di patenkan atas nama Ralph Baer, teknisi di Sanders Associate. Ia dan rekannya mendapat lisensi khusus untuk mengembangkan ball-and-paddle videogames.
Magnavox meliseinsi teknologi Brown Box-nya Baer dan mengembangkan sistem Odyssey untuk home gaming. Tidak lama kemudian muncul preview Ping-Pong.
1972 – Disanta Clara – California, Bushnell dan Ted Debney juga membuka perusahaan video game bernama Atari. Nama itu diambil dari kata berbahasa Jepang untuk “check” di board game go.
Odyssey Home Entertainment System hadir sebagai konsol video game pertama untuk keperluan domestic. Terjual lebih dari 200.000 unit.
Teknisi di AI Alcorn menginstal prototipe produk Atari pertama, Pong – game tv Ping-Pong.
1973 – Tito Corporation memperkenalkan game-game arcade pertama untuk video game, termasuk Elepong. Perusahaan ini memproduksi mesin game sebelumnya akhirnya mengembangkan game.
Midway games melisensi game Pong dari Atari dan kemudian merilis versinya sendiri, Winner.
Atari merilis game video game arcade Gotcha.
1974 – Nakamura Manufacturing (sekarang Namco) milik Masaya Nakamura memsasuki video game arcade setelah membeli Atari Jepang seharga $500.000,-
Kee games merilis Tank, video game arcade pertama yang menggunakan ROM chip untuk grafik, Coin-op ini kemudian hari diperbaharui menjadi Combat, untuk konsol Atari pertama.
1975 – Midway merilis Gun Fight, game pertama yang menggunakan microchip.
Atari mendesain home versi Pong.
Bill Gates dan Paul Allen mendirikan Microsoft yang kelak menjadi pengembang software terbesar di dunia dan pembuat home-videogame console.
1976 – Bushnell menjual Atari pada Warner Communication. Ia tetap berada di Atari sebagai anggota direksi sampai 1978.
Fairchild Camera dan Instrument meluncurkan Channel F, sistem home-videogame yang dapat di program dan menggunakan kartrid warna pertama. Konsol ini dijual $170
Setelah memprogram Breakout. Steve Jobs dan Steve Woznlak meninggalkan Atari untuk memulai Apple Computer dan mengembangkan home computer Apple I.
1977 – Atari meluncurkan VCS (Video Computer System), salah satu konsol popular sepanjang masa. Terjual sampai 25 juta unit, berkut cartridge sebanyak 120 juta di seluruh dunia.
Studio II, home-videogame console warna hitam-putih drilih oleh RCA. Disertai dengan lima built-in game. Tapi masih kalah dengan full color Atari VCS.
Gilirannya muncul PC dengan warna: Apple II keluaran Apple Computer, dengan spesifikasi CPU 6502, RAM 4kb, dan game.
1978 – Milton Bradley mengeluarkan Handheld Microvision hasil desain Jay Smith. Perangkat game LCD ini merupakan kombinasi antara home console berbasis kartrid dan bentuk portable.
Ada home videogame console, ada pula home videogame platform: Professional Arcade produksi Bally. Platform ini dilengkapi dengan keypad berangka yang memungkinkan player membuat game sendiri dengan Bally Basic.
Magnavox muncul lagi dengan Odyssey 2 – konsol manis dengan grafik futuristik serta keypad berhuruf dan berangka.
Bushnel meninggalkan Atari dan meninggalkan Pizza Time Theatre, taman hiburan pertama yang berorientasi arcade.
1979 – Konsol Intellvision diperkenalkan oleh Mattel Electronics. Grafik kualitas arcade-nya menjadi standar home system yang lain.
Larry Kaplan, Allan Miller, Davis Crane, dan Bob Wihtehead – mantan programmer Atari mendirikan Activision, peruhaan software videogame mandiri pertama.
1980 – Atai menerbitkan game arcade Missile Command deprogram oleh Dave Theurer.
Bally dan Midway memulai debut Pacman yang kelak menjadi serial kenamaan.
Atari mengembangkan kembali Space Invaders untuk VCS-nya. Game yang diprogram Rick Maurer ini merupakan game videogame arcade pertama. Laku sampai 1 juta kopi.
1981 – Donkey Kong yang didesain Shigeru Miyamoto dirilis Nintendo US. Sampai sekarang franchise ini masih bertahan.
Commodore meluncurkan VIC-20. Dipasarkan sebagai home computer pertama yang harganya kurang dari $300
1982 – GCE diperkenalkan Vectrex, all in one home console. Desain awalnya dilakukan oleh Jay Smith dan dilanjutkan oleh Milton Bradley.
Home videogame platform produksi Atari: 5200 Super System mulai dipasarkan. Asalnya dari Atari 400.
Coleco merilis Coleco Vision, home videogame platform berkualitas arcade dengan kecepatan 3,5 MHz. Sistem ini disertain dengan rilis game Donkey Kong.
1983 – Rick Dyer illustrator Don Blush membuat game fantasi petualangan Dragon’s Lair.
Sega Enterprise Tokyo meluncurkan SG-1000, sistem home-videogame mereka yang pertama. Konsol yang menggunakan cartridge ini bisa memainkan Zaxxon dan Congo Bongo.
1984 – Debut Famicon di Jepang, asal mulanya Nintendo Entertainment System (NES)yang kemudian dirilis di Amrik. Disana laku sampai 2,5 juta unit pada tahun pertamanya.
Atari merilis Marble Madness. Desainnernya Mark Cerny yang masih berumur 17 tahun.
Warner menjual Atari ke Tramel Technology, yang pemiliknya adalah Jack Tramel. Atari dijual seharga $240 juta.
1985 – Sega meluncurkan game arcadae Space harrier.
Commodore megeluarkan lagi seri baru PC-nya: Amigo 1000 dengan kemampuan multimedia.
1986 – Akhirnya Atari memasarkan 7800 ProSystem yang berkualitas grafik arcade.
1987 – Nintendo merilis Metroid, geme original NES masih di desain Genpei Yokoi.
PC Engine dirilis di Jepang. Walaupun Cuma 8-bit, tetapi grafiknya bagus.
Nintendo meluncurkan legend of Zelda di US. Game ini digarap Shigeru Miyamoto, creator Donkey Kong.
1988 – Final Fantasy Suare dirilis untuk Famicom. Sampai sekarang serial RPG ini masih disukai dan jadi franchise yang menguntungkan.
Game portable pertama lahir dengan nama Lynx dari Atari yang mampu menampilkan warna hingga 16 warna di LCD nya.
Atari games merilis Tetris versi arcade. Game puzzle ini diciptakan tahun 1985 oleh Alexey Pajitnov di akademi komputer  Moskwa.
1989 – Genpei Yokoi mendesain Game Bot dan segera diluncurkan Nintendo. Konsol ini mampu memainkan cartridge di belakang layar LCD nya.
Sega memasarkan 16-bit Genesis ke US. Di Jepang konsol ini dikenal dengan nama Mega Drive.
NEC tidak mau ketinggalan, mereka juga mengeluarkan Turbo Grafx-16 di US. Berdasarkan dari teknologi PC Engine dan menampilkan 256 warna.
1990 – Tetris versi Game Boy game ini menjadi game PC terkemuka di seluruh dunia.
Konsol portable 16-bit pertama: Turbo Express keluaran NEC. Handheld ini compatible dengan game-game TG-16 TurboChip.
SNK memperkenalkan NeoGeo, home console berdasarkan cartridge yang menggunakan teknoligi arcade NeoGeo.
1991 – Super NES dengan 16-bit dipasarkan di US. Dengan game Super Mario World, comsole ini sempat naik daun kemudian menjadi terpuruk, karena kemunculan Sega Genesis.
Sega muncul dengan Sonic the Hedgehog, mascot barunya.
1992 – Sega menegeluarkan sistem portable Game Gear.
Nintendo dan Sony berencana mengembangkan sistem CD baru untuk Super NES. Saying Nintendo meninggalkan proyek, sementara Sony lanjut dengan proyek PlayStation nya.
1993 – id Software merilis game PC first-person-shooter(fps), Doom.
Best selling game CD-ROM sepanjang masa, Myst ditebitkan Brodbund. Dengan pengembangnya adalah Cyan.
Jaguar, sistem home-vodeogame 64-bit pertama diluncurkan Atari. Sayang pemasarannya kuarang bagus, sehingga banyak orang yang tidak mengetahuinya.
1994 – Bandai merilis Playdia, sistem multimedia keluarga berdasarkan CD.
Sistem portable berlayar LCD Nomad dikeluarkan Sega, karena mahal, jadi console ini tidak laku.
Senat Us memberlakukan Entertainment Software Rating Board(ESRB) karena terjadi kekerasan akibat video game.
1995 – Sega merilis Saturn dengan 8 prosesor dan garfik 32-bit. Console ini mampu menampilkan 500.000 poligon per detik.
Sony, sang pendatang baru, menggebrak industry video game dengan PlayStation nyayang berdasakan CD-ROM, terjual 75 juta unit di seluruh dunia.
Tomb Raider series yang masih digilai sampai sekarang, diterbitkan Eidos unutk pertama kalinya.
1996 – Nintendo meluncurkan Nintendo 64 di US. Konsol 64-bit ini menggunakan grafik 3D.
Super Mario 64 segera dirilis untuk melengkapi N64. Efek cahaya dan animasinya bisa dibanggakan.
Naughty Dog mengembangkan Crash Bandicot, game tebitan PS yang sangat sukses.
Capcom merilis game Resident Evil, game yang banyak adegan banjir darah ini sempat tertahan oleh ESRB.
1997 – Bandai merilis Tamagotchi US. Dalam delapan bulan terjual sepuluh juta unit.
1998 – Nintendo meluncurkan lagi sistem game portable berlayar LCD, Game Boy Color.
Pokemon tiba di US. Kisah ini dikembangan oleh Satoshi Tajiri.
Konami menerbitkan Metal Gear Solid untuk PS.
1999 – Game Boy Color mendapat saingan dari NeoGeo Pocket Color dari SNK, tapi dihentikan, karena mendapat hambatan.
Muncul pelopor console 128-bit, Sega Dreamcast.
2000 – Keluar game yang berjudul Shenmue untuk console Dreamcast, dengan total biaya produksi mencapai $60 juta.
Sony meluncurkan PlayStation2 pada 26 Oktober. Home-videogame 128-bit ini dilengkapi dengan DVD player.
PS dirilis ulang dengan nama PSone. Dengan ukuran lebih kecil dan harganya lebih murah.
2001 – Sistem portable 32-bit, GameBoy Advance diluncurkan Nintendo.
Microsoft meluncurkan home-videogame console pertamanya, Xbox.
Nintendo merilis GameCube, yang merupakan next-gen console nya.
2006 – Sony mengeluarkan produk anyarnya PlayStation3 yang dipenuhi fitu next gen. hal ini diperkuat dengan adanya pernyataan dari phihak Sony yang mengklaim CPU utama PS3 bisa kurang lebih disamakan dengan dengan 4-6 keping prosesor Intel Core2Quad. Namun, hanya 20-30% saja kinerja cell yang di aktifkan oleh PS3. Istilahnya, sama saja ketika user membeli PC dengan prosesor Athlon64 x2, tapi hanya digunakan untuk mengetik dengan menggunakan MS Word.
Pada saat pertama kali keluar banyak sekali kontrofersi yang mendera PS3 dari harganya yang terampau mahal dan Sony seperti memaksa pembeli PS3 untuk dapat menerima format Blu-Ray atas pesaingya HD-DVD, yang akhirnya format next media dimenangkan oleh pihak Sony dengan Blu-Ray nya. Status pengembang game yang masih sedikit, grafik yang kurang maksimal untuk kemampuan hardware PS3 sampai ketidak jelasannya game copy-an yang akan beredar karena, harus mendukung format BD. Seperti yang kita ketahui harga BD kosong saja pada wakti perilisannya sudah mencapai kurang lebih Rp 400.000,- sementara untuk game aslinya berkisar kurang lebih Rp 700.000,-(tergantung judul game).
Di sisi positif PS3 merupakan sbuah alat pemutar BD yang termurah, dan dapat di aplikasikan pada TV yang ber HD(720i) dan Full HD(1080i). Prosesor yang jauh lebih kuat dari pada console pesaingya.
Spesifikasi PlayStation3 :
CPU       : IBM Cell 3.2GHz
GPU       : nVidia G71 RSX 256-bit 550MHz
Sound     : Dolby 5.1ch, DTS
RAM      : 256MB 3.2GHz
VRAM    : 256MB GDDR3 700MHz
6 USB 2.0 ports
Wi-Fi      : 802.11 b/g
Sorage    : 40/ 60/ 80/ 120/ 320/ 500 Gb
Bluetooth 2.0
Media      : CD, DVD, BD
2005 – Microsoft lebih dahulu mengeluarkan console next gen nya dangan mengeluarkan Xbox 360, yang tidak ingin ketinggalan dengan mengeluarkan produk ini tanpa memikirkan jangka panjang. Banyak orang yang puas akan kinerja grafik yang di keluarkan oleh console ini, dimana grafik console next gen ini sudah jauh melompati era sebelumnya.
Pada awal perilisannya Xbox 360 juga banyak masalah sama seperti console next gen lainnya, pertama dari masalah ROD(Ring Of Death), karena Overheat yang ditimulkan dari console tersebut. Banyak gamer yang mengeluhkan, bahwa mesin Xbox 360 sepertinya tidak layak untuk dikatakan console next gen. Masih mensuppoert 480i atau tv crt, dana membutuhkan alat bantuan conversi bila ingin ke tv HD atau Full HD.
Di sisi positif pihak Xbox menang dari sisi lebih banyak pengambang game(lebih keluar dahulu), menang dalam masalah game copy-an dan aslinya. Sesuia dengan kantong gamer Indonesia, jika hanya ingin mencoba memainkan game yang sudah mngusung next gen graphic.
Spesifikasi Xbox 360 :
CPU       : Custom Power PC
GPU       : ATI R520 500MHz
Sound     : Multichannel surround 32-bit
VRAM    : 512MB GDDR3 700MHz
Storage   : 20/ 40/ 60/ 120/ 500 Gb
Media     : CD, DVD, HD-DVD(optional)
3 USB 2.0 ports
2007 – Pihak Nintendo mengeluarkan console anyarnya yang bernama Nintendo Wii. Console ini diciptakan pertama kali memang sudah menyimpang dari kat “next gen” yang dimiliki PS3 dan Xbox 360 sebagai mestinya. Pengembang Wii merubah wajah console next gen nya ini sebagai “trend setter”. Console ini memiliki controller yang sangat unik mirip seperti nunchaku(double stick. Dalam memainkan Wii pemain diharuskan bermain di tempat yang agak luas dan stamina yang banyak, karena teknoligi sensor segala arah mirip dengan Virtual World.
Pada saat awal perilisannya console ini juaga banyak kritikan mulai dari gambarnya yang tidak sehebat PS3 dab Xbox 360, boleh dibilang Wii paling payah dalam hal prososor dan grafik game yang di hasilkan, tetapi hebat dalam hal sensor gerak yang terdapt controllernya dan hal inovasi yang telah dikembangkan. Justru dari hal yang di sepelekan ini yang telah membuat pihak Microsoft dan Sony menjadi pusing dibuatnya.
Spesifikasi Wii :
CPU       : PowePC *Brodway*
GPU       : ATi*Hollywood* 256-bit
4 Wiimote controllers bluetooth
2 USB 2.0 port
Wifi 802.11b/g
Storege    : 512 MB built-in flash memory
 Media     : DVD/ Mini DVD
Video Up to 480p (NTSC) or 576p (PAL/SECAM)
Audio      : Stereo, Dolby Pro Logic II
Kesimpulan :
Prosesor - PS3 adalah yang terkuat dari ke3 console yang sudah menggunakan 8 core. Ketimbang dari 
Xbox 360. Tidak usah dibandingkan dengan Wii karena paling lemah.
PS3
Xbox 360
GPU – Untuk masalah GPU dari PS3 dan Xbox 360 barimbang sedikit, meskipun lebih menang Xbox 360 ketimbang PS3. Xbox 360 menggunakan ATI Xenos R530 yang setara dengan radeon Radeon X1900 XTX sementara PS3 menggunakan G71 RSX yang setara dengan GeForce GT 7900. Tidak usah dibandingkan dengan Wii karena paling lemah.
PS3 GPU
Xbox 360 GPU

Media – PS3 memiliki media yang lebih besar dibandingkan Xbox 360 dan Wii, karena sudah menggunakan BD yang sanggup menampung data hingga 50Gb.
Blu-Ray
DVD

NEXT GEN GAMING GPU

Untuk masalah GPU pada jaman sekarang (2013), bahkan sudah jauh melampaui dari GPU di atas, karena GPU diatas sudah dikatakan ktinggalan jaman dan masih menggunakan teknologi DX10, jadi agak kewalahan bila harus memainkan game yang sudah men support DX11. Sebagai contoh perbandingan VGA jaman sekarang untuk nVdia adlah GTX Titan atau GTX 690, sementara di kubu ATI terdapat ATI Radeon HD 7979 dan Radeon HD 7990.
Berikut adalah daftar spesikasinya :
Nvidia GTX Titan
GTX Titan
GTX Titan GPU Z
GTX 690
GTX 690

GTX 690 GPU Z

Radeon HD 7990
Radeon HD 7990
7990 GPU Z

Radeon HD 7970
Radeon HD 7970
7970 GPU Z

NOTE : ke-4 VGA(Video Graphic Advanced) diatas sudah sangat jauh melampaui console PS3 dan Xbox 360, bahkan untuk console next gen generasi selanjutnya yaitu PlayStation 4 dan Xbox one sudah dapat dilewatinya, dengan menggunakan VGA diatas.
 

Sejarah Perkembangan Game

 Sejarah teknologi game komputer secara langsung berhubungan dengan perkembangan komputer itu sendiri. Komputer dengan kecepatan processor tinggi, grafis yang lebih mendekati realita, dan media penyimpanan yang lebih besar sebenarnya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dalam bermain games.Sebelum dimulai, akan kita pahami dulu apa arti dari game (game komputer). Game adalah sebuah permainan interactive yang membutuhkan komputer untuk bermain. Program komputer menerima input dari si pemain melalui pengendali dan menampilkan lingkungan buatan melalui TV atau layar monitor.

Image 

Pada tahun 1947 adalah tahun pertama di mana game didesain untuk dimainkan dengan layar CRT (cathode ray tube). Game sederhana ini dirancang oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann. Aplikasi ini dipatenkan pada tanggal 14 Desember 1948. Sistem yang dibuatnya terdiri dari 8 vacum tubes dan mensimulasikan peluru ditembakkan pada target, ide ini berasal dari display radar pada Perang Dunia II. Beberapa knop disediakan untuk mengatur kurva dan kecepatan titik yang mewakili peluru. Karena pada waktu itu grafik belum bisa dibuat, target penembakan digambarkan pada sebuah lapisan yang kemudian ditempelkan pada CRT. Hal ini adalah sistem pertama yang secara spesifik didesain untuk game pada layar CRT.
Banyak yang menyebutkan bahwa penemu video game adalah William Higinbotham.
Pada tahun 1952, A.S. Douglas membuat OXO, game grafis noughts and crosses atau nol dan silang, di University of Cambridge untuk mendemonstrasikan tesisnya tentang interaksi komputer dan manusia. Permainan ini bekerja pada komputer besar yang menggunakan CRT display. Perangkat game portable genggam yang pertama dibuat adalah Tic Tac Toe di tahun 1972 oleh Waco Company.
Tahun 1958 menciptakan game Tennis for Two pada osiloskop. Game ini menampilkan lapangan tenis sederhana dipandang dari samping. Bola seakan dipengaruhi oleh gravitasi dan harus melewati net/jaring. Dengan dua kontrol yang masing-masing dilengkapi knop untuk mengarahkan bola dan sebuah tombol untuk memukul bola sampai melewati net.
Tahun 1972 dirilis perangkat video game pertama untuk pasar rumahan, Magnavox Odyssey, dihubungkan dengan televisi. Meski tidak sukses besar, perusahaan lain dengan produk yang sama harus membayar lisensi. tetapi, kesuksesan menjemput sejak Atari meluncurkan Pong sebuah video game ping-pong pada 29 November 1972. Berangkat dari sini, video dan komputer game menjadi populer dan hobi baru di saat PC baru saja mulai dikenal dan dipakai secara luas.
Mistery House, rancangan ibu rumah tangga, Roberta Williams dipercaya sebagai game petualangan pertama dengan grafis pada Apple II. Meski interface untuk input perintah masih berupa teks, ilustrasi grafik hitam putih sebuah rumah bergaya viktoria merupakan gebrakan baru di masa itu. Game ini begitu populer dan mendorong Roberta Williams mendirikan Sierra On-Line bersama suaminya dan terus memproduksi game khususnya petualangan.
Pada awal tahun 1980-an ditandai oleh Nintendo, Kesuksesan LCD genggam ini menciptakan banyak pengikut untuk membuat yang sama dengan mengadopsi game-game popular, awal tahun 1980-an juga ditandai dengan hadirnya media penyimpan CD-ROM yang dalam waktu singkat menjadi populer. Era game 3 dimensi (3D) dengan perspektif orang pertama dan multiplayer game mulai muncul di era ini. Suara dan musik semakin berkembang di pertengahan 1980-an seiring dengan hadirnya produk sound card. Jadi, memang terasa bahwa pasar game komputer semakin berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi pendukungnya.

Untuk Lebih Jelas Disini Saya Akan Menjelaskan Secara Rinci

Game Generasi Pertama
1972, pada saat itu orang belum mengenal konsol atau game komputer, yang mereka tahu adalah video game, yaitu sebuah permainan elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Sebuah perusahaan bernama Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey.
Magnavox Odyssey, konsol game pertama di dunia mengoperasikan Pong.
Tidak lama setelah itu sebuah game arcade legendaris Atari berjudul “Pong” muncul. Pong merupakan sebuah game sederhana yang mengambil konsep permainan tenis, satu bola dan 2 papan di kiri dan kanan, pemain sebisa mungkin harus berusaha mengembalikan bola ke daerah lawan. Atari merilis Pong dalam bentuk sebuah mesin ding dong bernama Sears.
1975, Magnavox menyerah dan menghentikan produksi Odyssey. Sebagai gantinya, mereka mengikuti jejak Atari, memproduksi mesin ding dong bernama Odyssey 100, yang khusus menyajikan game Pong.

Game Generasi Kedua
1976, Fairchild mencoba menghidupkan kembali dunia video game dengan menciptakan VES (Video Entertainment System). VES adalah mesin pertama yang disebut ”konsol”. Konsol ini menggunakan kaset magnetik yang disebut cartridge. Nah, konsep ini kemudian diikuti oleh beberapa produsen lain, termasuk Atari, Magnavox, dan RCA, ketiga perusahaan tersebut juga merilis konsol serupa.
Fairchild VES, pertama di dunia yang menggunakan media cartridge.
1977, dunia konsol menjadi tidak populer, game-game yang ada tidak berhasil menarik minat. Fairchild dan RCA mengalami kebangkrutan. Praktis, hanya ada Atari dan Magnavox yang masih bertahan di dunia video game.
1978, Magnavox meluncurkan Odyssey 2, seperti halnya Odyssey pertama, konsol ini pun gagal menjadi hit. Tak lama berselang, Atari meluncurkan konsol legendaris, Atari 2600, yang terkenal dengan game Space Invaders-nya
1980, berbagai produsen konsol muncul, dan mereka mengambil Atari 2600 sebagai konsep dasar, perkembangan dunia game pun semakin pesat.
1983, dunia video game kembali ambruk. Game-game yang kurang kreatif membuat konsol kembali mendapat sambutan dingin, apalagi, PC saat itu menjadi semakin canggih. Orang lebih memilih membeli PC ketimbang konsol video game, selain untuk bermain, PC juga produktif untuk bekerja. Game-game komputer (PC Game) semakin berkembang pesat, hingga saat ini. Pelopor PC ber-game saat itu adalah Commodore 64, konsol sekaligus personal computer yang menyediakan tampilan grafis 16-warna dan memiliki kapasitas memori jauh lebih baik dari konsol videogame model apa pun.
Atari 2600, sempat hit tahun 80-an. Memiliki “adik” bernama Atari 2600 Jr.

Game Generasi Ketiga
1983, perusahaan bernama Famicom (Jepang) menciptakan gebrakan baru, sebuah konsol bernama Famicom/Nintendo Entertainment System (NES) dirilis di akhir 1983. Konsol ini menampilkan gambar dan animasi resolusi tinggi untuk pertama kalinya. Setelah mendapat sambutan hangat di Jepang, Famicom memperluas pemasarannya ke Amerika, yang dikenal dengan NES (Nintendo Entertainment System). Nintendo memiliki chip pengaman pada cartridge game mereka, dengan demikian seluruh game yang akan dirilis haruslah seijin developer Nintendo. Dan akhirnya, muncul sebuah game legendaris, Super Mario Brothers, yang dibintangi karakter fenomenal yang tetap eksis hingga kini, Mario.
Famicom dari Nintendo, berhasil merajai pasar videogame di era generasi ketiga.

Game Generasi Keempat
1988, NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi.
1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol mereka begitu handal dan populer.
Rivalitas yang legendaris, Super NES dan Mario Brothers sebagai ikonnya melawan SEGA Mega Drive dan Sonic the Hedgehog sebagai ikonnya.

Game Generasi Kelima
1990-1994, Sega dan Nintendo tetap bersaing. Berbagai game fenomenal dirilis. SNES menyertakan chip Super FX pada cartridge mereka, dan Sega menggunakan Sega Virtua Processor, keduanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas grafis dari game. Alhasil, SNES dan Sega saling beradu dengan game-game keren seperti Donky Kong Country (SNES) dan Vectorman (Sega).
1993, sebuah perusahaan ternama, Panasonic, merilis konsolnya yang bernama Panasonic 3DO. Ini adalah konsol pertama yang menggunakan CD sebagai pengganti cartridge. Harganya yang sangat mahal membuat konsol ini tidak populer, 3DO tidak bertahan lama dan harus segera menghentikan produksinya.
Panasonic 3DO, konsol game pertama yang menggunakan media CD.
1994, Atari kembali meluncurkan konsol baru untuk menandingi Nintendo dan Sega. Atari Jaguar jelas jauh lebih canggih ketimbang NES maupun Mega Drive, tetapi penggunaannya yang sulit menjadi batu sandungan, belum lagi, pada tahun yang sama, Sony merilis konsol super legendaris, PlayStation. Atari bangkrut dan akhirnya melakukan merger. Konsol basis CD yang pertama kali menuai sukses adalah Sony PlayStation. Konsol Jepang ini segera mendapat sambutan hangat, dan hingga saat ini, PlayStation sudah terjual ratusan juta unit. PlayStation yang juga disebut PS-One merupakan konsol terlaris sepanjang masa. Sega dan Nintendo tampaknya menyadari ketertinggalan mereka dari Sony. Sega kemudian merilis Sega Saturn, dan Nintendo mengeluarkan Nintendo 64.
Ini dia sang Sony Playstation generasi pertama!!

Game Generasi Keenam
1998, Setelah jatuhnya Nintendo dan Sega, kini dunia konsol jadi milik Sony. PlayStation menjadi raja dan bisa dibilang tidak memiliki pesaing. Sega mencoba meluncurkan Sega Dreamcast untuk mematahkan dominasi Sony, tetapi kembali gagal, akhirnya pada tahun itu juga, Sega mengundurkan diri dari dunia produsen konsol.
2000, Sony semakin ’merajalela’ ketika mereka berhasil merilis konsol barunya, PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD. Nintendo mencoba bertahan di dunia konsol dengan merilis GameCube. Konsol ini tidak menggunakan DVD 12 cm biasa, melainkan DVD yang berukuran lebih kecil, yaitu 8 cm. Ukuran keping medianya yang lagi-lagi nyeleneh membuat GameCube kurang populer. Satu-satunya pesaing serius PlayStation 2 adalah Xbox. Sebuah konsol keluaran Microsoft ini menggebrak dengan tampilan visual yang sangat tajam dan berkualitas yang kala itu lebih menarik dibanding dengan PlayStation 2. Sayangnya game-game Xbox ternyata tidak sepopuler PlayStation 2. Satu game Xbox yang menjadi hit dan cukup fenomenal yaitu Halo. Karena game ini udah memanfaatkan fasilitas ‘unggul’ dari Microsoft, yaitu Xbox Live.
Dari kiri ke kanan: Nintendo GameCube, Microsoft Xbox, Sony Playstation 2. Diurut berdasarkan tingkat popularitasnya.

Game Generasi Ketujuh
2005, Boleh dibilang, Xbox terlambat meluncur ke pasaran dibanding PlayStation 2, dan support game-game tenar juga sangat minim. Tetapi, Microsoft seolah belajar dari kesalahannya. Pada saat Sony masih melakukan riset untuk konsol PlayStation 3 yang menggunakan Blu-Ray, Microsoft kali ini telah mengambil seribu langkah lebih cepat. Xbox 360, konsol generasi terkini yang memanfaatkan media HD-DVD.
2006, Xbox 360 hadir dengan segudang fitur istimewa, mulai dari grafis, hingga titel-titel game terkenal. Di antaranya Best Game of The Year s2006 versi beberapa situs game terkemuka, Gears of War. Apalagi, Xbox Live semakin disempurnakan, dan mendapat sambutan luar biasa dari para gamer. Kali ini, giliran Sony yang terlambat. PlayStation 3 dirilis pada November 2006, selang seminggu sebelum Nintendo meluncurkan terobosannya, yaitu Nintendo Wii. Posisi PlayStation 3 kurang menguntungkan, selain karena Xbox 360 sudah keburu tenar duluan, Wii juga menawarkan inovasi pada stik kontrol mereka yang ’motion sensitive’. Apalagi, harga konsol terbaru Sony itu merupakan yang paling mahal dibanding dua pesaingnya. Alhasil, penjualan PlayStation 3 menjadi yang terendah di bawah Xbox 360 dan Wii.
Xbox 360, Wii, Playstation 3, menjadi pesaing tetap dari generasi sebelumnya.

Game Generasi Handleheld
Merebaknya popularitas game membuat berbagai perusahaan elektronik berusaha membuat terobosan baru. Di antaranya adalah membuat sebuah mesin game berukuran kecil, yang bisa dibawa ke mana pun. Belakangan, konsol pun dibuat mini, serupa dengan handheld, tentu saja, ini merupakan sebagian terobosan besar yang tidak boleh dilupakan dalam sejarah game.
1976-1979, sejarah video game saku ini bermula, beberapa piranti dari Mattel dirilis ke pasaran, tetapi tidak begitu populer. Demikian pula dengan handheld buatan Milton Bradley yang dilempar ke pasaran.
1980-1984, Perusahaan-perusahaan Jepang mulai merambah pasar handheld, tetapi tetap sama saja hasilnya. Hal ini terus berlanjut hingga 1984. Pada waktu itu, sebuah nama yang tentu tidak asing sampe sekarang, Game Boy, muncul. Handheld buatan Nintendo ini begitu diminati dan dinobatkan sebagai handheld pertama di dunia yang angka penjualannya boleh dikatakan sukses.
1989, Atari mengakhiri era handheld hitam putih. Produk andalannya, Atari Lynx, membawa dimensi baru. Ini handheld pertama yang mampu menampilkan warna, sekaligus animasi 3D yang sederhana.
1990, dunia handheld semakin menggila, NEC, perusahaan elektronik terkemuka di Jepang membuat handheld yang mampu merender animasi 3D lebih kompleks, karena menerapkan konsep grafis 3D untuk PC (personal computer).
Handheld beda generasi: 1. Sony PSP, 2. GamePark XGP, 3. GamePark GP32, 4. Atari Lynx, dan 5. NEC TurboExpress.
1994, Semenjak tahun tersebut, produsen game semakin gencar melakukan riset untuk handheld. Sega merilis Game Gear dan setahun berselang, Nintendo memperbarui produknya dengan Super Game Boy. Bahkan, Sega memproduksi handheld tanpa layar, Mega Jet, untuk diimplementasikan di pesawat terbang guna menghibur penumpangnya. Nintendo Virtual Boy menyusul, lengkap dengan kacamata 3D-nya, yang sekarang banyak ditiru untuk pelengkap berbagai paket produk grafis 3D.
1995, ada ide untuk mengecilkan ukuran konsol, dimulai dari Sega Nomad. Konsol ini membutuhkan cartridges Sega Mega Drive, tetapi ukurannya kecil, maka dari itu tergolong handheld.
1996, muncul Neo Geo Pocket, disusul oleh beberapa variasi Game Boy Pocket dan Game Boy Color, yang terus berinovasi tiap tahunnya.
1998-2000, Sony merilis PocketStation dan memberikan kejutan besar di dunia konsol. Handheld ini memiliki kualitas visual yang jauh lebih baik dibanding handheld lain yang ada di pasaran. Salah satu pentolan Nintendo, Gumpei Yokoi, memutuskan untuk keluar dan bergabung dengan Bandai, kemudian merilis WonderSwan dan WonderSwan Color.
Nokia NGage QD, usaha pabrikan ponsel Nokia merambah industri game.
2001, Game Park GP32 muncul. Handheld buatan Korea ini sangat unik, selain fitur multimedia, pemiliknya bisa mendesain aplikasi dan game sendiri untuk GP32. Nintendo juga merilis Game Boy Advance pada tahun yansg sama. Bahkan, Nokia produsen ponsel yang tidak asing bagi Anda, merilis handheld Nokia N-Gage. Ini merupakan ponsel sekaligus piranti game yang lengkap dengan fitur-fitur multimedia dan interkonektivitas, seperti Bluetooth. Dan juga pada tahun ini, dirilis Game Boy Advance SP dengan model yang cantik, solid, dan padat.
2004-2006, Sony merilis handheld pertama yang menggunakan cakram bernama PSP dan dibarengi dengan hadirnya Nintendo DS, yang menggunakan konsep dual screen (layar ganda). Disusul oleh Game Boy Micro dan Game Park XGP. Nintendo DS Lite dan Pelican VG Pocket Caplet menjadi handheld terbaru yang dilempar ke pasaran.

sumber  :  http://dennymuharomariawan.wordpress.com/2012/03/15/sejarah-perkembangan-game/
                http://inron01.blogspot.com/2008/11/sejarah-game.html
                http://anisahicha.wordpress.com/2011/10/30/sejarah-game/

Minggu, 13 Oktober 2013

Design Pemodelan Grafik

Pemodelan adalah membentuk suatu benda-benda atau obyek. Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. Sesuai dengan obyek dan basisnya, proses ini secara keseluruhan dikerjakan di komputer. Melalui konsep dan proses desain, keseluruhan obyek bisa diperlihatkan secara 3 dimensi, sehingga banyak yang menyebut hasil ini sebagai pemodelan 3 dimensi (3D modelling).
Ada beberapa aspek yang harus dipertimbangkan bila membangun model obyek, kesemuanya memberi kontribusi pada kualitas hasil akhir. Hal-hal tersebut meliputi metoda untuk mendapatkan atau membuat data yang mendeskripsikan obyek, tujuan dari model, tingkat kerumitan, perhitungan biaya, kesesuaian dan kenyamanan, serta kemudahan manipulasi model. Proses pemodelan 3D membutuhkan perancangan yang dibagi dengan beberapa tahapan untuk pembentukannya. Seperti obyek apa yang ingin dibentuk sebagai obyek dasar, metoda pemodelan obyek 3D, pencahayaan dan animasi gerakan obyek sesuai dengan urutan proses yang akan dilakukan.

A. Motion Capture/Model 2D

Yaitu langkah awal untuk menentukan bentuk model obyek yang akan dibangun dalam bentuk 3D. Penekanannya adalah obyek berupa gambar wajah yang sudah dibentuk intensitas warna tiap pixelnya dengan metode Image Adjustment Brightness/Contrast, Image Color Balance, Layer Multiply, dan tampilan Convert Mode RGB dan format JPEG. Dalam tahap ini digunakan aplikasi grafis seperti Adobe Photoshop atau sejenisnya. Dalam tahap ini proses penentuan obyek 2D memiliki pengertian bahwa obyek 2D yang akan dibentuk merupakan dasar pemodelan 3D.
Keseluruhan obyek 2D dapat dimasukkan dengan jumlah lebih dari satu, model yang akan dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Tahap rekayasa hasil obyek 2D dapat dilakukan dengan aplikasi program grafis seperti Adobe Photoshop dan lain sebagainya, pada tahap pemodelan 3D, pemodelan yang dimaksud dilakukan secara manual. Dengan basis obyek 2D yang sudah ditentukan sebagai acuan. Pemodelan obyek 3D memiliki corak yang berbeda dalam pengolahannya, corak tersebut penekanannya terletak pada bentuk permukaan obyek.

B. Dasar Metode Modeling 3D

Ada beberapa metode yang digunakan untuk pemodelan 3D. Ada jenis metode pemodelan obyek yang disesuaikan dengan kebutuhannya seperti dengan nurbs dan polygon ataupun subdivision. Modeling polygon merupakan bentuk segitiga dan segiempat yang menentukan area dari permukaan sebuah karakter. Setiap polygon menentukan sebuah bidang datar dengan meletakkan sebuah jajaran polygon sehingga kita bisa menciptakan bentuk-bentuk permukaan. Untuk mendapatkan permukaan yang halus, dibutuhkan banyak bidang polygon. Bila hanya menggunakan sedikit polygon, maka object yang didapat akan terbagi sejumlah pecahan polygon.
Sedangkan Modeling dengan NURBS (Non-Uniform Rational Bezier Spline) merupakan metode paling populer untuk membangun sebuah model organik. Kurva pada Nurbs dapat dibentuk dengan hanya tiga titik saja. Dibandingkan dengan kurva polygon yang membutuhkan banyak titik (verteks) metode ini lebih memudahkan untuk dikontrol. Satu titik CV (Control verteks) dapat mengendalikan satu area untuk proses tekstur.

C. Proses Rendering

Tahap-tahap di atas merupakan urutan yang standar dalam membentuk sebuah obyek untuk pemodelan, dalam hal ini texturing sebenarnya bisa dikerjakan overlap dengan modeling, tergantung dari tingkat kebutuhan. Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output. Dalam standard PAL system, resolusi sebuah render adalah 720 x 576 pixels. Bagian rendering yang sering digunakan:
  • Field Rendering. Field rendering sering digunakan untuk mengurangi strobing effect yang disebabkan gerakan cepat dari sebuah obyek dalam rendering video.
  • Shader. Shader adalah sebuah tambahan yang digunakan dalam 3D software tertentu dalam proses special rendering. Biasanya shader diperlukan untuk memenuhi kebutuhan special effect tertentu seperti lighting effects, atmosphere, fog dan sebagainya.

D. Texturing

Proses texturing ini untuk menentukan karakterisik sebuah materi obyek dari segi tekstur. Untuk materi sebuah object bisa digunakan aplikasi properti tertentu seperti reflectivity, transparency, dan refraction. Texture kemudian bisa digunakan untuk meng-create berbagai variasi warna pattern, tingkat kehalusan/kekasaran sebuah lapisan object secara lebih detail.

E. Image dan Display

Merupakan hasil akhir dari keseluruhan proses dari pemodelan. Biasanya obyek pemodelan yang menjadi output adalah berupa gambar untuk kebutuhan koreksi pewarnaan, pencahayaan, atau visual effect yang dimasukkan pada tahap teksturing pemodelan. Output images memiliki Resolusi tinggi berkisar Full 1280/Screen berupa file dengan JPEG,TIFF, dan lain-lain. Dalam tahap display, menampilkan sebuah bacth Render, yaitu pemodelan yang dibangun, dilihat, dijalankan dengan tool animasi. Selanjutnya dianalisa apakah model yang dibangun sudah sesuai tujuan. Output dari Display ini adalah berupa *.Avi, dengan Resolusi maksimal Full 1280/Screen dan file *.JPEG.
Ada beberapa metode yang digunakan untuk pemodelan 3D. Metode pemodelan obyek disesuaikan dengan kebutuhannya seperti dengan nurbs dan polygon ataupun subdivision. Modeling polygon merupakan bentuk segitiga dan segiempat yang menentukan area dari permukaan sebuah karakter. Setiap polygon menentukan sebuah bidang datar dengan meletakkan sebuah jajaran polygon sehingga kita bisa menciptakan bentuk-bentuk permukaan. Untuk mendapatkan permukaan yang halus, dibutuhkan banyak bidang polygon. Bila hanya digunakan sedikit polygon, maka object yang didapatkan akan terbagi menjadi pecahan-pecahan polygon.
Sedangkan Modeling dengan Nurbs (Non-Uniform Rational Bezier Spline) adalah metode paling populer untuk membangun sebuah model organik. Hal ini dikarenakan kurva pada Nurbs dapat dibentuk dengan hanya tiga titik saja. Dibandingkan dengan kurva polygon yang membutuhkan banyak titik (verteks) metode ini lebih memudahkan untuk dikontrol. Satu titik CV (Control verteks) dapat mengendalikan satu area untuk proses tekstur.
Desain permodelan grafik sangat berkaitan dengan grafik komputer. Berikut adalah kegiatan yang berkaitan dengan grafik komputer:
  1. Pemodelan geometris : menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D.
  2. Rendering : memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.
  3. Animasi : Menetapkan/menampilkan kembali tingkah laku/behaviour objek bergantung waktu.
  4. Graphics Library/package (contoh : OpenGL) adalah perantara aplikasi dan display hardware(Graphics System).
  5. Application program memetakan objek aplikasi ke tampilan/citra dengan memanggil graphics library.
  6. Hasil dari interaksi user menghasilkan/modifikasi citra.
  7. Citra merupakan hasil akhir dari sintesa, disain, manufaktur, visualisasi dll.

Pemodelan Geometris

Transformasi dari suatu konsep (atau suatu benda nyata) ke suatu model geometris yang bisa ditampilkan pada suatu komputer :
  • Shape/bentuk
  • Posisi
  • Orientasi  (cara pandang)
  • Surface Properties/Ciri-ciri Permukaan (warna, tekstur)
  • Volumetric Properties/Ciri-ciri volumetric (ketebalan/pejal, penyebaran cahaya)
  • Lights/cahaya (tingkat terang, jenis warna)
  • Dan lain-lain …
Pemodelan Geometris yang lebih rumit :
  • Jala-jala segi banyak: suatu koleksi yang besar dari segi bersudut banyak, dihubungkan satu sama lain.
  • Bentuk permukaan bebas: menggunakan fungsi polynomial tingkat rendah.
  • CSG: membangun suatu bentuk dengan menerapkan operasi boolean pada bentuk yang primitif.
Hardware Display Grafik : Vektor
  1. Vetor (calligraphic, stroke, random-scan)
  2. Arsitektur Vektor
Hardware Display Grafik : Raster
  1. Raster (TV, bitmap, pixmap), digunakan dalam layar dan laser printer
  2. Arsitektur Raster
 

Kamis, 04 Juli 2013

Tutorial Dengan Menggunakan Mysql

Berikut adalah tutorial membuat website dengan Mysql :



Dan untuk halaman Administrator, tampak seperti gambar di bawah ini :


Agar Lebih Mudah dalam Memahami konsep Pembuatan website dinamis dengan PHP mysql , disini sudah saya berikan contoh gambar nya :

Dengan Gambar di atas, Saya harapkan para pembaca ebsof.com , dapat lebih mudah memahami cara dan konsep dalam Membuat Website dinamis, Pada Dasarnya, Sistem pembuatan website dinamis di atas ialah, hanya terdiri dari file Index.php , yang merupakan file induk, Dan Kemudian File-File Pendukungnya di panggil dengan Menggunakan Fungsi Khusus PHP, Sehingga Website Yang kita Buat akan Memiliki Loading Lebih Cepat, dan Ringan. Inilah Kelebihan Dari PHP, yang tidak bisa dilakukan Oleh HTML.
Pada bagian Sidebar Website/ Menu Website , Terdapat Beberapa File yang kita Pisahkan dan Kemudian Di Panggil Dengan Fungsi " Include " pada setiap masing-masing File, Sehingga Menjadi Sidebar Yang Utuh..
File-File PHP tersebut ialah : formlogin.php , kategori.php , ipdanbrower.php, dan boleh saya file2 lainya bisa ditambahkan , sesuai dengan kebutuhan.
Dan untuk Halaman Admin berikut struktur gambar nya : Konsep dari Halaman administrator Website Dinamis sama, disini Terdiri dari file. admin.php sebagai file Induk, dan Kemudian Terdapat File- File Pendukungnya , seperti : menuadmin.php, isiadmin.php, yang di panggil menggunakan fungsi Include .Disini Sengaja di pisahkan agar mudah untuk dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan.


dan untuk hasil yang sudah Jadi,  , Dapat di lihat di bawah ini, Keistimewaan Dalam Membuat Website Dinamis salah satunya ialah Website Dinamis ini dapat di ubah-ubah Kategori nya , maupun artikelnya Sesuai Dengan Kebutuhan nya. Karna di dalamnya sudah disediakan Berbagai Fungsi dasar , Seperti : Input Data, Edit Data, Update Data, dan Hapus Data.


Demikian Lah Cara Membuat Website Dinamis PHP Mysql.

Sumber :  http://www.ebsof.com/2013/04/website-dinamis-php-mysql8.html

Tutorial Cara Membuat Layout Website Dengan CSS

1. Cari Referensi Dari Website Lain

Jika anda masih bingung dalam membuat layout website dari awal, mungkin cara ini dapat membantu anda, karena dengan mencari referensi dari wweb ain, kita tinggal menterjemahkannya ke dalam media kertas. Berikut ini adalah salah satu website yang saya buat yang akan kita jadikan contoh untuk membuat sebuah layout website.
implementasi-layout
Gambar tampilan website diatas terdiri dari 4 bagian, yaitu: HEADER, BODYSIDEBAR, dan FOOTER. Untuk penamaan bagian-bagian didalam layout disarankan agar nama yang diberikan sesuai dengan fungsinya. Seperti di bagian #SIDEBAR, bisa juga diberi nama #RIGHTBOX, tetapi nama tersebut menjadi aneh ketika sewaktu-waktu kita ingin memindahkan bagian tersebut kesebelah kiri. Maka untuk pemberian nama, saya sarankan lebih spesifik dan agar sesuai dengan fungsinya.

2. Menterjemahkan Layout Dengan CSS

Gambar dibawah ini merupakan layout yang ingin kita terjemahkan dengan menggunakan CSS. Dilayout tersebut terdapat 4 kerangka website, yaitu bagian HEADER, BODY, SIDEBAR, dan FOOTER yang sudah saya jelaskan sebelumnya.
Layout 1
Buatlah sebuah file dengan nama style.css  dan isi dengan kode CSS berikut ini untuk mendesain layout yang telah dibuat:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
#wrapper {
width: 800px;
margin: 0 auto;
}
 
#header {
float: left;
width: 100%;
height: 150px;
background-color: red;
}
 
#body {
float: left;
width: 70%;
height: 300px;
background-color: blue;
}
 
#sidebar {
float: left;
width: 30%;
height: 300px;
background-color: green;
}
 
#footer {
float: left;
width: 100%;
height: 100px;
background-color: yellow;
}

3. Menyisipkan Link File CSS di Script  HTML/PHP

Untuk menggunakan CSS, ada dua cara yang bisa dipakai, yaitu dengan cara memaasukan langsung script CSS di dalam tag <head>…</head>, atau bisa juga dengan memasukkan link yang menghubungkan antara file HTML dengan file CSS.
Berikut ini adalah contoh script yang memakai  cara pertama, yaitu memasukan langsung script CSS di dalam tag <head>…</head>:
1
2
3
4
5
6
<head>
<title>Test 123</title>
<style>
//script CSS yang ingin dimasukkan
</style>
</head>
Lalu cara kedua yaitu menyisipkan link yang menghubungkan file HTML ke file CSS yaitu sebagai berikut:
1
2
3
4
<head>
<title>Test 123</title>
<link href="css/style.css" rel="stylesheet" type="text/css">
</head>
*) jika anda menyimpan file didalam folder CSS, maka link yang ditulis harus href=”css/style.css”, namun jika file CSS yang dibuat ada didalam satu folder dengan file HTML, maka cukup dengan href=”style.css” saja.

4. Membuat file HTML

Berikut ini adalah script file HTML yang di integrasikan dengan file CSS diatas.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
<html>
<head>
<title>Membuat Layout Website Dengan CSS</title>
<link href="css/style.css" rel="stylesheet" type="text/css">
</head>
<body>
<div id="wrapper">
<div id="header">
<h1>#header</h1>
<p>Ini adalah bagian HEADER. Biasanya terdapat LOGO, MENU, dan sebagainya.</p>
</div>
<div id="body">
<h1>#body</h1>
<p>Ini adalah bagian BODY yang merupakan bagian inti dari website.</p>
</div>
<div id="sidebar">
<h1>#sidebar</h1>
<p>Ini adalah bagian SIDEBAR. Biasanya terdapat MENU, DAFTAR KONTEN, dan sebagainya.</p>
</div>
<div id="footer">
<h1>#footer</h1>
<p>Ini adalah bagian FOOTER. Biasanya terdapat HAK CIPTA, MENU, dan sebagainya.</p>
</div>
</div>
</body>
</html>


sekian tutorial cara membuat Layout pada web dengan menggunakan CSS.